Memphis Belle – Movie Synopsis
Pada bulan Mei 1943 di tengah berkecamuknya Perang Dunia Dua, di sebuah pangkalan Angkatan Udara Ke-8 AS di Inggris, terlihat kesibukan yang luar biasa. Seluruh kru pangkalan bekerja semalam tanpa henti untuk mempersiapkan puluhan pesawat pembom B-17 yang kembali akan menjalankan misi pemboman mereka.
Sejumlah tehnisi bandara terlihat sibuk memompa bahan bakar pesawat, ada juga memperbaiki mesin pesawat. Sedangkan yang lain bertugas untuk memasang bom ke dalam pesawat.
Tak ketinggalan pula dengan Memphis Belle – salah satu pesawat pembom B-17 yang sebelumnya telah menjalani misi pemboman ke-24, juga turut dipersiapkan untuk diberangkatkan pada misi tersebut.
Untuk kali ini, misi ini terbilang sangat istimewa bagi seluruh awak Memphis Belle. Jika mereka menyelesaikan misi mereka ke dua puluh lima, mereka akan menjadi skuad Angkatan Udara yang pertama menyelesaikan tour of duty. Dan itu berarti tiket mereka pulang ke Amerika.
Seluruh awak Memphis Belle berharap untuk misi terakhir mereka akan mendapatkan misi yang mudah seperti halnya membom jaringan rel kereta api di daerah Francis dimana pasukan sekutu meraih supremasi udara. Namun kenyataan berkata lain, ternyata mereka ditugaskan mengebom sebuah pabrik di kota Bremen, salah satu kota terbesar di Jerman.
Mengebom kota Bremen di siang bolong bukanlah pekerjaan yang mudah. Mereka harus menyusup jauh ke wilayah musuh yang dijaga ketat oleh skuadron pesawat pemburu Nazi yang rela berjibaku mempertahankan tanah air mereka. Mereka juga harus menerobos barisan pertahanan meriam artileri udara (flak) yang tersebar di sekitar kawasan sasaran. Belum lagi faktor cuaca juga menentukan berhasil atau tidaknya misi pemboman ini.
Dan, kekhawatiran seluruh awak pembom terbukti. Sesaat formasi pembom B-17 memasuki wilayah Jerman, mereka disambut oleh kawanan pesawat pemburu Messerschmitt 109.
Dengan berbekal keunggulan kecepatan, kelincahan dan serangan terpadu, pesawat tempur Nazi tersebut menyerang berseliweran masuk di antara formasi pembom.
Dalam pertempuran tersebut, telah jatuh korban baik di pihak sekutu maupun Nazi. Di antara pesawat sekutu yang menjadi korban, pembom B-17 C-Cup yang tertembak dan mengalami kerusakan serius sehingga terpaksa harus kembali ke pangkalan.
Dengan tertembaknya C-Cup yang sebelumnya memimpin seluruh formasi pesawat, maka selanjutnya komando serangan pengeboman diserahkan kepada Memphis Belle. Dengan demikian seluruh skuadron pesawat B-17 akan mengikuti kemana arah navigasi dan aba-aba pengeboman Memphis Belle.
Sesaat memasuki kota Bremen, kali ini barisan pembom sekutu harus menghadapi tembakan artileri udara yang juga merupakan ancaman serius bagi pesawat berbadan besar yang tidak dapat lincah menghindari tembakan. Setelah sekian lama ditembaki meriam anti pesawat, akhirnya Memphis Belle tiba di sasaran pengeboman. Untuk tugas melepaskan bom kali ini diserahkan pada Lt. Phil yang juga merupakan navigator pesawat.

Namun sayang, pabrik yang menjadi sasaran bom tidak dapat terlihat karena tertutup awan dan asap yang sengaja dibuat oleh pasukan Jerman. Sehingga mau tak mau Kapten Dennis yang merupakan pilot dan pemimpin Memphis Belle membuat keputusan kritis untuk menunda pengeboman dan memimpin seluruh formasi pembom B-17 memutar kembali memasuki kota Bremen dengan konsekuensi harus menghadapi tembakan meriam anti pesawat.
Setelah sekian lama dibombardir, akhirnya Memphis Belle beserta formasi pembom B-17 kembali terbang di atas kota Bremen. Dan pada serangan kali ini akhirnya Memphis Belle berhasil membom pabrik suku cadang pesawat yang menjadi sasaran misinya.
“We’ve done our flying for Uncle Sam, Now we fly for us….”
Demikian seru Kapten Dennis sesaat seluruh formasi B-17 melepaskan bomnya. Sekarang saatnya kita pulang!!!
Namun keberhasilan ini harus dibayar mahal, pada saat perjalanan pulang ke pangkalan, sebuah artileri udara meledak tepat di samping Memphis Belle. Akibat ledakan tersebut, Sgt Danny terpental tak sadarkan diri dengan robek di bagian perutnya. Tak hanya itu salah satu mesin baling-baling pesawat Memphis Belle terbakar dan pesawat terancam akan meledak apabila api tidak segera dipadamkan.
Bagaimana nasib Memphis Belle selanjutnya. Bagaimana nasib seluruh awak pesawatnya? Dapatkah mereka pulang ke pangkalan dengan selamat? Mending tonton saja deh filmnya….

ini maksutnya resensi film yaa? in my humble opinion, terlalu banyak cerita detil ttg pesawat diudaranya, tp tdk mengulas inti cerita dan point penting yang bs menarik minat pembaca utk menonton filmnya..:)